Cara Menyemai Bibit Hidroponik Dengan 4 Media Yang Berlainan

Hidroponik ialah salah satu trobosan baru cara bercocok tanam yang dikala ini banyak digemari oleh para pencinta tumbuhan. Hal ini alasannya budidaya hidroponik memiliki banyak keunggulan daripada cara   budidaya tumbuhan pada umumnya. Salah satu kelebihan yang dimiliki hidroponik adalah cara menyemai bibit hidroponik unik dan jadinya lebih cepat serta sangat gampang untuk diaplikasikan.


Pada prinsipnya, cara menyemai bibit hidroponik nyaris sama dengan cara konvensional, yang berlawanan yakni teknik cara menyemai bibit hidroponik itu dijalankan, mirip pada teknik hidroponik penyemaian senantiasa dengan tetap menjaga kebersihan atau tidak kotor, bibit tumbuh dengan segera, memiliki kemajuan yang seragam dan cara menyemai hidroponik dapat dilaksanakan pada berbagai jenis media tanam.


Teknik Cara Menyemai Bibit Hidroponik image

Teknik Cara Menyemai Bibit Hidroponik

Media tanam sendiri merupakan materi yang digunakan sebagai media tumbuh tumbuhan seperti halnya tanah. Namun dalam budidaya hidroponik Anda tidak akan memakai media tanah, tetapi media-media tanam lainya. Sehingga penyeleksian media tanam mesti Anda lakukan secara sempurna. (Baca Artikel terkait : Jenis jenis Media tanam hidroponik Sederhana). Karena hal ini akan besar lengan berkuasa kepada perkembangan flora secara eksklusif.


Pada materi kali ini kami akan membahas secara sepesifik bagaimana cara penyemaian bibit hidroponik dengan 4 media yang berbeda, nah bagaimana carannya? Berikut akan kami diskusikan secara lengkap mengenai cara jitu cara menyemai bibit hidroponik secara baik dan benar.


1. Cara menyemai bibit hidroponik dengan media rockwool


Rockwool ialah salah satu media tanam ramah lingkungan, media ini terbuat dari bahan dasar batu yang diproses melaluli pembakaran dengan suhu 1600 derajad C. Cara menyemai bibit hidroponik memakai media rockwool sangatlah mudah Anda cuma perlu mempersiapkan alat dan bahan sebagai berikut:



  1. Pisau yang tajam atau gergaji

  2. Rockwool

  3. Benih flora

  4. Tusuk gigi

  5. Plastik

  6. Penampan atau tray semai


Setelah semua materi telah terkumpul, langkah awal cara menyemai bibit hidroponik, Anda mampu langsung potong rockwool dengan jumlah dan ukuran yang sudah anda sesuaikan. Potong rockwool dengan diameter 2 x 2 cm ibarat dadu, atau anda mampu sesuaikan belahan dengan ukuran netpot selaku penyangga tanaman. Langkah kedua masukan setiap pecahan rockwool kedalam nampan yang umum disebut tray semai. Kemudian basahi rockwool kemudian tiriskan semoga tidak ada genangan air yang menggenang di tray semai, lubangi hingga kedalaman 1-2 cm dengan memakai tusuk gigi, untuk setiap potongan anda cukup melubangi satu kali semoga risikonya lebih efektif.


cara menyemai bibit hidroponik dengan media rockwoll image
cara menyemai bibit hidroponik dengan media rockwoll

Langkah selanjutnya cara menyemai bibit hidroponik ialah masukkan benih yang telah di siapakan kedalam lubang dengan menggunakan tusuk gigi, masukkan benih satu persatu sampai semua serpihan rockwool terisi semua. Setelah semua terisi tutup benih memakai plastik, simpan ditempat yang gelap dan lembab.


Setelah bibit berumur 2 hari atau sudah berkecambah lakukan penjemuran hingga bibit berdaun 4 atau di sebut selaku daun sejati.   Dalam perawatan bibit penyiraman dijalankan sekurang-kurangnyasatu hari 2 kali agar flora tidak kekeringan pada saat di jemur. Setelah benih ber daun 4 langkah berikutnya yakni pindah tanam ke instalasi yang sudah Anda siapkan.


2. Cara menyemai bibit hidroponik dengan media sekam bakar


Media arang sekam sungguh popular dikalangan para petani hidroponik khususnya pada kelas kegemaran, hanya saja dengan menggunakan media sekam infinit Anda akan melakukan pekerjaan 2 kali, sehabis bibit tumbuh 4 daun, Anda masih mesti memindah bibit kedalam instalasi secara hati-hati. Bagaimana cara penyemaian bibit hidroponik dijalankan dan apa saja yang harus disiapkan:



  1. Sekam bakar

  2. Baki/nampan plastik

  3. Air bersih dengan pH netral

  4. Benih


Cara menyemai bibit hidroponik dengan media sekam ialah langkah awal taburkan arang sekam ke dalam nampan plastik secara terorganisir dan merata dengan ketebalan    1-2 cm. kemudian tebar benih dengan jarak tebar ½ cm atau anda bisa menciptakan lubang apalagi dahulu. Setelah bibit tersebar merata beri taburan sekam kembali untuk menutupi benih, dengan ketebalan ½ sampai 1 cm diatas benih yang di tebar.


Penyemaian dengan media sekam bakar image
Penyemaian dengan media sekam bakar

Kemudian basahi media dengan memakai air sampai media arang sekam tampaklembab. Simpan ditempat yang lembab dan gelap, sesudah muncul kecambah pada benih, tugas anda selanjutnya yaitu menjemur benih dan menggontrol kelembapan media, hingga benih siap dipindahkan ke dalam instalasi.


3. Cara menyemai bibit hidroponik dengan media pasir


Teknik cara menyemai bibit hidroponik dengan media pasir cukuplah gampang dan risikonya juga cukup cantik, karna pasir memiliki lubang pori-pori yang banyak sehingga banyak menghasilkan oksigen yang sangat di butuhkan oleh benih selaku perangsang perkembangan. Berikut kami jelaskan bagaimana caranya.



  1. Pasir

  2. Tray semai

  3. Air

  4. Benih

  5. Plastik sebagai penutup tray semai


Cara menyemai bibit hidroponik yakni pertama siapkan tray semai isi lubang tray semai dengan pasir yang telah di basahi, setelah semua tray semai sarat dengan pasir masukan benih pada masing-masing lubang tray semai, selain benih kangkung dan bayam isi masing-masing lubang dengan satu biji tanaman. Jika biji sudah masuk semua siram menggunakan air higienis secara merata.


Penyemaian dengan media pasir image
Penyemaian dengan media pasir

Kemudian tutup tray semai yang telah berisi benih dengan menggunakan plastik dan simpan hingga benih berkecambah. Biasanya benih akan berkecambah pada usia 2 hari. Jika benih telah berkecambah pribadi kenakan sinar matahari dan jaga kelembapan media sampai benih siap pindah tanam, demikian cara menyemai bibit hidroponik dengan menggunakan media pasir mudah bukan, Anda perlu mencobanya di rumah.


4. Cara meyemai bibit hidroponik dengan media kain flannel


Kain flannel yang biasanya dipakai untuk sumbu pada sistem DFT atau metode wicksistem ternyata bisa dimanfaatkan sebagai media semai. Nah bagaimana cara semai bibit hidroponik dengan memakai kain flannel sebagai mediannya.


Langkah cara menyemai bibit hidroponik dengan kain flanel adalah pertama siapkan kain flanel dengan ukuran 30 x 30 cm, benih, air hangat, wadah semai, rockwool, dan nampan plastik. Sebelum memulai menyemai yang mesti Anda pahami cara menyemai bibit hidroponik dengan media ini hanya untuk dipakai pada tanaman biji keras yang usang berkecambah seperti, benih cabai, tomat, sledri dan benih biji keras yang lain. Kemudian Setelah semua materi siap, lakupakan perendaman benih terlebih dulu dengan memakai air hanggat semala 30 menit, tergantung benih dengan tingkat kekerasannya makin keras makin usang dalam perendaman.


Penyemaian dengan media flanel image
Penyemaian dengan media flanel

Setelah benih di rendam tebar benih di kain flannel yang telah di basahi dengan air masbodoh, tebar benih di bab tengah, kemudian lipat bagin pingir kiri dan kanan kain flanel, simpan di kawasan yang lembab dan jauh dari jangkauan sinar matahari.


Setelah benih mulai berkecambah siapkan rockwoll yang telah di potong membentuk dadu dengan ukuran 2 x 2 cm. lubangi sampai kedalaman 1 cm dengan memakai tusuk gigi, masukkan benih yang sudah berkecambah ke dalam lubang, pastikan penempatan benih tidak tebalik. Jika semua benih telah dipindah dalam rockwool kenakan ke sinar matahari langsung dan jaga kelembapan rockwool sampai benih ber daun sejati.


Demikian materi cara menyemai bibit hidroponik dengan menggunakan 4 macam media, selamat mencoba.



Comments

Popular posts from this blog

Teladan Autobiografi Bahasa Inggris

Cara Membuat Lemon Tea Yang Bisa Menurunkan Berat Badan

Gas Dryer